logo-mini

MOTIF KERAMIK VINTAGE UNTUK MASA KINI

Share

MOTIF KERAMIK VINTAGE UNTUK MASA KINI

Sebuah desain, model, motif, warna atau usia suatu barang dapat awet memasuki setiap perubahan zaman, familiar disebut dengan barang vintage atau retro. Tua tak berarti kalah usia mungkin memang cocok untuk menggambarkan kesan barang lama yaitu vintage. Meskipun tampilan usia dari barang tersebut tak ditutupi atau dipoles berlebih agar terkesan muda, justru itulah nilai utama barang vintage.

Tema vintage pada hunian tak berarti semua yang ada pada ruangan tersebut memiliki kesan vintage. Kamu dapat juga menggunakan hanya beberapa furniture vintage namun dengan ksesan yang kuat, sehingga tidak akan terkesan berlebihan dan dapat dikombinasikan dengan tema lain. Tapi jika kamu menyukai tema vintage secara menyeluruh, kamu dapat memperhatikan model furniture vintage, pemilihan warna cat dinding, warna lampu, warna furniture vintage bahkan pada bagian lantai ruangan yang bertema vintage.

Pada bagian lantai ruangan bertema vintage kamu dapat bermain dengan pemilihan keramik, karena keramik menjadi salah satu material pelapis lantai yang banyak digunakan zaman dulu. Sebelum membeli keramik bertema vintage ada beberapa tips untuk kamu. Pertama jangan memilih ukuran keramik yang lebar, ini menyesuaikan dengan ukuran penggunaan keramik zaman dulu yang cenderung kecil.

Kedua perhatikan tingkat kilauan keramik, keramik yang terlalu telihat berkilau kurang dapat menampilkan tampilan jadul pada sebuah keramik. Karena zaman dulu bahkan lebih banyak keramik yang tidak memiliki efek kilau pada permukaannya. Terakhir perhatikan warna dan motif keramik yang mencerminkan zaman jadul. Ketiga hal tersebut berkaitan erat dengan tampilan dan efek dari keramik yang kamu pilih, terutama untuk menampilkan tema vintage. Melirik beberapa referensi keramik zaman lawas untuk kombinasi vintage lantai hunian.

 

Motif Kotak-kotak

Lebih mudah dikenali dengan motif kotak-kotak, motif ini sangat mudah dijumpai terlepas di negara manapun kamu tinggal. Mulai dari ukuran keramik kecil hingga model ukuran yang lebih kecil. Menggunakan keramik kotak-kotak dapat kamu optimalkan dengan bermain pada pilihan warna kerarmik. Seperti warna monokrom hitam putih, kamu dapat mengaturnya seperti pola papan catur. Paduan warna merah dan putih, satu warna merah darah atau merah tua juga memberikan tampilan lawas yang polos. Warna hijau lumut pada keramik motif kotak-kotak juga menjadi warna yang banyak digunakan zaman lawas.

 

Keramik Beragam Motif dan Warna

Jika kamu berkunjung kerumah nenek terkadang masih dapat menemukan keramik lawas di beberapa bagian rumah, entah digunakan untuk lantai atau dinding. Motif pada keramik dapat berupa floral atau motif simetris. Warna tunggal seperti beige, biru, merah atau kuning cukup banyak diminati pada masanya. Biasanya keramik motif memiliki warna dasar netral yang tidak terlalu menonjol, namun warna dari motiflah yang dominan.

Keramik motif bunga atau simetris menjadi banyak pilihan bagi pecinta tema vintage dan shabby chic. Warna biru putih pada keramik motif floral dapat membuat kesan lembut dan tenang, sangat nyaman digunakan terutama pada ruangan yang banyak didgunakan aktivitas keluarga. Keramik motif warna putih kuning terkadang dapat terlihat terlalu mencolok, namun cukup banyak motif keramik lama yang menggunakan warna kuning lembut. Warna kuning dan motif pada keramik dapat memberikan kesan ceria dan hangat.

Pada pengaplikasian keramik motif, kamu dapat menggunakan ide kreatif dengan menggabungkan beberapa warna pada satu jenis motif, menggunakan motif dan warna berbeda (motif Roman), potongan berbagai keramik polos, motif dan berbeda warna (motif Terrazzo). Motif keramik dengan sentuhan etnik juga menampilkan kesan vintage. Seperti motif ukir simetrikal Maroko atau motif Kawung seperti pada batik. Meskipun terkesan entik namun cocok digunakan pada hunian modern.

Motif segi enam, delapan dan berlian juga dikenal sejak zaman lawas bahkan populer pada era Victoria sebagai salah satu motif mozaik. Paduan motif octagon dengan titik bentuk persgi warna hitam putih menjadi piihan klasik yang masih menarik.

 

Motif Alam

Motif kayu, batu alam atau semen menjadi beberapa pilihan motif alami. Motif kayu atau dari papan kayu asli sudah menjadi pilihan umum namun tetap dapat terkesan vintage, tergantung pada warna dan usia kayu. Sama halnya dengan motif batu alam yang dapat berasal dari batu alam asli, atau memang hanya motif dan warna batu alam yang tercetak pada keramik. Batu alam granit dan marmer paling banyak digunakan pada motif keramik, dengan warna abu-abu lembut. Warna dan corak alami lantai semen juga dapat menjadi motif keramik untuk gaya vintage.

Jika melihat zaman dulu masih terdapat beberapa hunian yang tidak berkeramik dan hanya berlapis semen. Kamu dapat memesan atau mencari corak alami semen yang berusia tua untuk kesan vintage yang dalam. Terakhir ada motif batu bata yang juga dapat berasal dari batu bata asli. Untuk material batu bata asli biasanya digunakan pada area luar ruangan. Kamu dapat memilih motif keramik batu bata jika ingin menggunakannya pada area dalam hunian. Meskipun motif alami bisa didapatkan dari material aslinya, namun jika ingin perawtan yang mudah maka pilihan keramik dengan motif alami lebih disarankan.


Leave a Comment